Prabowo Subianto Resmi Manjabat Menteri 2019-2024

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto Manjabat Menteri Pertahanan RI 2019-2024
Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo di Istana Negara (Antara Foto. Antara Foto/Wahyu Putro A/ via REUTERS)
BangSiagian.id - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto merapat ke Istana Negara pada Senin kemarin (21/10/2019), sehari setelah pelantikan Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-KH Maruf Amin di Gedung DPR/MPR Minggu 20 Oktober lalu.

Ia datang sekitar pukul 16.00 WIB, mengenakan kemeja putih sebagaimana sejumlah tokoh lain yang juga turut datang ke istana. Sinyal menjadi menteri pertahanan semakin kuat mengarah pada Prabowo.

Pertemuan Prabowo dan Presiden Jokowi berlangsung selama hampir satu jam. Seusai pertemuan, Prabowo mengungkap jalannya pertemuan.

"Saudara sekalian, saya baru saja menghadap Bapak Presiden RI. Yang baru kemarin dilantik saya bersama Edhy Prabowo kami diminta untuk memperkuat kabinet beliau," kata Prabowo di Istana Negara, Senin (21/10/2019).

Baca Juga: Daftar Lengkap Nama-Nama Menteri Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 Presiden Jokowi

Ia mengaku siap membantu Jokowi untuk bidang pertahanan.

"Saya diminta membantu beliau di bidang pertahanan," kata Prabowo.

Kementerian Pertahanan RI merupakan kementerian yang menerima alokasi anggaran tertinggi sebesar Rp 127,4 triliun, lebih banyak dibandingkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat senilai Rp 120,2 triliun di posisi kedua.

Terakhir, jabatan ini diemban oleh Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang dilantik sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) pada 27 Oktober 2014 dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Ryamizard adalah mantan KSAD 2002-2005.

Mengenai kapan kepastian ia akan memegang jabatan itu, Prabowo meminta awak media untuk bersabar. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi.

"Presiden akan umumkan," kata mantan Pangkostrad (1998) dan Danjen Kopassus era 1995-1998 itu.

Prabowo Subianto resmi dilantik menjadi Menteri Pertahanan RI 2019-2024 bersama menteri lainnya di Istana Negara,Selasa (23/10/2019) oleh Presiden RI Joko Widodo.[CNBCIndonesia]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel